Loading

Memuat konten...

Memuat halaman...

Cari Berita

Kategori Populer:

politik

Aksi Unjuk Rasa di DPRD Sumut Terbelah, Massa Terpecah Jadi Dua Kelompok: Membawa Isu Rakyat atau Ada Kepentingan Tersembunyi

Aksi unjuk rasa di DPRD Sumut terbelah jadi dua kelompok, picu tanya soal kepentingan tersembunyi.

Admin Politikus
17:00 WIB
43
2 min baca
BAGIKAN:
Font:
Aksi Unjuk Rasa di DPRD Sumut Terbelah, Massa Terpecah Jadi Dua Kelompok: Membawa Isu Rakyat atau Ada Kepentingan Tersembunyi
Aksi Unjuk Rasa di DPRD Sumut Terbelah, Massa Terpecah Jadi Dua Kelompok: Membawa Isu Rakyat atau Ada Kepentingan Tersembunyi

Diksi Politik - Medan – Aksi Unjuk Rasa Sumut di depan gedung DPRD Sumatera Utara pada Senin siang berubah menjadi tontonan berbeda. Alih-alih menyatu dalam satu barisan besar, massa justru terpecah menjadi dua kelompok yang berjalan dengan arah masing-masing. Kedua kelompok sejatinya mengusung kepentingan yang sama: menyuarakan aspirasi rakyat. Namun, perbedaan latar organisasi membuat mereka tak pernah benar-benar bergabung. Konsolidasi yang diharapkan berubah menjadi fragmentasi, dengan masing-masing kubu memilih berdiri sendiri membawa spanduk dan narasinya. “Saya di sini tidak diundang oleh kedua kubu tersebut. Saya hadir sebagai partikel bebas yang ingin menyuarakan suara rakyat. Tapi ketika sampai di sini, saya bingung kenapa kok ada dua kubu begini. Saya jadi malas dan menyingkir dari barisan massa,” ujar seorang mahasiswa yang enggan disebutkan namanya. Situasi di lapangan tetap terkendali, namun gambaran aksi tersebut justru memperlihatkan adanya jarak di antara para pengunjuk rasa. Kedua kelompok memang tetap berada di lokasi, tetapi memilih berdiri bersebelahan tanpa ada upaya menyatukan barisan. Fenomena ini menunjukkan bagaimana aksi yang membawa isu serupa bisa terbelah hanya karena identitas organisasi. Pertanyaannya, apakah perpecahan ini murni soal perbedaan latar belakang, atau justru karena ada kepentingan yang tidak mau di-claim oleh salah satu pihak? Pertanyaan pun semakin mengemuka: mengapa kepentingan yang sejalan tidak bisa dipertemukan? Apakah ini sekadar soal ego organisasi, ada aktor lain yang ikut bermain, atau memang tidak mau di-claim karena adanya tarik-menarik? Dapatkan info terkini, analisis mendalam, dan diskusi menarik tentang dinamika politik dan sosial. Jangan lewatkan update penting dan ikuti perbincangan yang memengaruhi kita semua. Pantau terus akun kami untuk tetap terhubung.

TAG:

DPRD Sumut unjuk rasa mahasiswa politik