Ketua DPRD Sumut Erni Sitorus Hadir Saat Massa Dikepung Aparat
Erni Sitorus hadir saat massa aksi dikepung aparat, namun dianggap telat dan simbolik tanpa makna.
Diksi Politik - Medan - Ketua DPRD Sumatera Utara, Erni Sitorus, bersama beberapa anggota dewan akhirnya turun menemui massa aksi. Namun momen itu terjadi justru ketika situasi sudah mencekam. Massa aksi kala itu telah dikepung dari kiri dan kanan oleh barisan aparat yang bertindak layaknya “keparat” di mata demonstran. Kehadiran pimpinan dewan yang seharusnya memberi ruang aman bagi rakyat untuk bersuara, justru dinilai telat dan tanpa makna. Bagi massa aksi, apa artinya berdialog dengan DPRD bila aparat tetap mengepung rapat, membuat suara rakyat terkunci dalam ketakutan. Pertemuan singkat itu pun berakhir dengan sorakan kecewa. Massa menilai, DPRD Sumut tak lebih dari penonton yang baru muncul setelah rakyat terhimpit. Kritik pun mengalir deras: kehadiran Erni dan rombongan dianggap hanya simbolik, tanpa keberanian menegur aparat yang sudah kelewat batas. Dapatkan info terkini, analisis mendalam, dan diskusi menarik tentang dinamika politik dan sosial. Jangan lewatkan update penting dan ikuti perbincangan yang memengaruhi kita semua. Pantau terus akun kami untuk tetap terhubung.
TAG:
Related Articles
DPRD Sumut: Janji di Medan, Rapat di Kabupaten Karo
Perubahan Anggaran Dibahas, Kursi Kosong Mewarnai Paripurna DPRD Sumut
Etika dan Konsistensi Partai: Perbandingan Sikap Kader Pusat dan Daerah di Gerindra